Simpanse Bermain Teka-Teki untuk Kesenangan

Penelitian terbaru mengungkapkan, simpanse tidak perlu diberi imbalan untuk bermain permainan asah otak. Seperti manusia yang bermain teka-teki silang, mereka termotivasi oleh tantangan saja.

LiveScience/Zoological Society of LondonPenelitian ini, yang diterbitkan pada 23 Februari di “American Journal of Primatology”, mengamati enam ekor simpanse di Zoological Society of London Whipsnade Zoo. Tiga dari simpanse tersebut merupakan saudara tiri (Phil, Grant dan Elvis), dan kelompok keluarga mereka termasuk satu pejantan dan dua betina.

Penjaga kebun binatang memberikan simpanse tersebut teka-teki buatan sendiri yang dibuat dari pipa. Di dalam pipa terdapat dua dadu merah. Simpanse tersebut harus menebak di mana harus memasukkan tongkat ke dalam lubang di pipa agar dadu tersebut berubah arah dan jatuh keluar. Permainan ini didasarkan pada kejadian dunia nyata dengan menggunakan tongkat untuk menarik rayap keluar dari sarang mereka untuk camilan.

Simpanse tersebut juga mendapat teka-teki yang hampir sama, yang berisi kacang bukan dadu. Dalam versi ini, hadiah dari teka-teki adalah kacang yang dapat dimakan tersebut.

LiveScience/Zoological Society of London”Kami menemukan bahwa simpanse sangat antusias untuk menyelesaikan teka-teki terlepas dari apakah mereka akan mendapat hadiah makanan atau tidak,” kata peneliti Fay Clark dari Zoological Society of London dalam sebuah pernyataan. “Hal ini sangat menunjukkan bahwa mereka mendapat perasaan yang sama seperti pada kepuasan manusia yang sering menyelesaikan permainan asah otak yang menganggap rasa puas adalah hadiahnya.”

Permainan asah otak tersebut merupakan bagian dari kegiatan sukarela kebun binatang bagi para simpanse, yang juga memasukkan makanan tersembunyi di dalam kotak dan media permainan yang dapat dimainkan sesuka mereka, sehingga simpanse dapat membuat tempat tidur mereka sendiri setiap malam.

Simpanse telah terbukti mahir dalam bermain secara umum. Pada 2011, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Proceeding of Royal Society B” menemukan bahwa simpanse bisa mengetahui karakter mana yang mereka kendalikan saat bermain video game, menunjukkan pemahaman konsep tubuh mereka sendiri. Di alam liar, simpanse juga sering bermain. Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2010 menemukan bahwa simpanse betina muda di Uganda membawa tongkat mereka untuk bermain dan membawanya saat tidur, mungkin mereka menganggap bahwa tongkat tersebut seolah-olah boneka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s