7th Continent: Pulau Kinetik dari Sampah Plastik

 

Ketergantungan sebagian masyarakat dunia akanplastik telah mengakibatkan menumpuknya sampah sintetik yang susah terurai. Dua arsitek asal Negeri Gingseng, Korea Selatan memanfaatkan sampah-sampah ini untuk mengembangkan kota terapung berjuluk 7th Continent alias Benua Ketujuh.

Pulau buatan yang mendapatkan penghargaan Honorable Mention dalam Kompetisi Gedung Pencakar Langit eVolo 2013 ini dinilai sebagai jalan keluar permasalahan sampah di kawasan Asia Pasifik. Pulau ini terdiri dari tiga bagian yang dirancang sedemikian rupa agar mengapung dan mengikuti arus untuk mengumpulkan sampah.

Dinukil dari situs inhabitat.com, proyek ini tidak hanya akan terdiri dari ‘pulau pengumpul sampah’, tetapi juga akan menampilkan fasilitas wisata air. Disamping itu, sang arsitek Park Sung-Hee dan Na Hye Yeon juga menyediakan area untuk perkebunan dan peternakan. (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s